Yayasan Baitul Hazin Selempung Dukuhseti Pati

 

Yayasan Baitul Hazin Selempung Dukuhseti Pati adalah salah satu yayasan yang berada di Dukuh Selempung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Yayasan ini didirikan oleh K.H Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi atau akrab disebut AKN Marzuqi.

Yayasan Baitul Hazin ini mengelola beberapa lembaga, mulai dari Pondok Thoriqoh Tijaniyah, Pondok Pesantren Putra Putri AKN Marzuqi, SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi, SMP Terpadu AKN Marzuqi, Makam Keluarga, dan juga Masjid Jami’ AKN Marzuqi yang berada di Desa Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Meskipun berada di desa, akan tetapi jaringan Yayasan Baitul Hazin ini sudah mencapai tingkat nasional dan internasional. Bahkan, tokoh-tokoh besar seperti almarhum Gus Dur, Prof. Dr. K.H Amin Rais, Megawati Soekarno Putri, mantan Presiden SBY, Direktur Telkom Garuda Sugardo, dan berbagai tokoh besar lain juga sering sowan ke rumah AKN Marzuqi Pati.

Jika Anda dari Pati Kota, Anda harus naik angkot atau naik mobil pribadi, sepeda motor, ojek atau angkutan umum menuju arah Tayu. Setelah turun di Tayu, Anda ambil angkutan jurusanTayu-Puncel dan turun di Brak Kembar dan bilang pada sopir. Setelah sampai Brak Kembar, lalu ngiri dan menuju Dukuh Selempung, jika sudah di sana, tanya semua orang pasti tahu, dimana Yayasan Baitul Hazin Selempung Dukuhseti Pati, sekaligus ada sekolah SMP, SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi.

 

SOLIDARITAS KH.AHMAD KHOIRUN NASIHIN MARZUQI BAGIKAN DAGING KURBAN

SOLIDARITAS KH.AHMAD KHOIRUN NASIHIN MARZUQI BAGIKAN DAGING KURBAN.

Sementara dalam kisah para Nabi di ceritakan pada langkah pertamanya terjadi ibadah kurban, dalam mulai dari salah just one Nabi yang masa tersebut adalah Nabi Ibrahim serta Ismail, yang sempai kini kisahnya tertuang di KH. Ahmad Khoirun Nashikin MarzuqiKurban kemudian dagingnya di bagikan termasuk sebagai wujud pengorbanan bagi umat islam, peduli pada sesama. Kurban menggunakan dilakukan penyembelihan ternak, misalnya kerbau, kambing, dan sapi. ibadah kurban ini dalam lakukan satu tahun banget yang jatuh pada bulan Dzulhidah, tepatnya pada twelve Dzulhidah, di dalam penanggalan Hijiriah.

Sementara dalam kisah para Nabi di ceritakan pada awalnya terjadi ibadah kurban, di mulai dri salah satu Nabi yang masa itu adalah Nabi Ibrahim dan Ismail, yg sempai sekarang kisahnya tertuang di dalam kitap suci al-qur, an surat Ashaafaat: ayat 102-107

” Maka tatkala anak itu sampai ( pada umur sanggup ) berusaha ber sama-sama, ibrahim berkta: “hai buiza ku sesungguh nya beta melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelih mu, jadi fikirkanlah apa pendapat mu, ” ia menjawab: in . hai bapak ku, kerjakanlah apa yang di perintakan padamu, insyallah kamu maka akan endapati ku ermasuk orang- orang yang sabar”. tatkala keduanya telah berserah diri dan ibrahim membaringkan aaknya atas pelipis (nya),

(nyatalah kebersamaan keduanya ), kemudian kami panggillah dia, “hai ibrahim, sesungguhnya kamu sudah membenarkan mimpi itu sebetulnya demikianlah kami memberi balasan orang-orang yang berbuat baugs. sesungguhnya ini benar-benar salahsatu ujian yang nyata, dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. ”

Dalam sesuatu ini sesuai dalam kisah Nabi dan tertuang di dalam Al-qur, an maka untuk itu KH. Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi pendiri pondok pesantren batul yasin /AKN Marzuqi, Dukuh Selempung Desa Dukuhsekti Kec. Dukuhsekti Kab, Pati. laksanakan kurban 10 kerbau, dan di bagikan kepada ribuan warga, ( bersama-sama merayakan hari Rasgo Idul Adha ), “ini bertujuan agar terapi meaningful tetap terbagun hingga tidak melupakan kurban dan tetap terlatih dan melatih diri untuk menjadi dermawan, manalagi bermanfaat pada diri sendiri diantaranya, memupuk dulk? impati, meningkatkan ketakwaan kepada alloh, bekal pahala dalam hari akir, membangun sikap solidaritas, rezeki kita menjadi berkah, menjauhkan diri untuk sikap tamak, bermanfa’at tuk orang lain seperti mengontrol tali silahturrohim, mencukupi kepentingan gizi kaum kecil, memakmurkan masjid, budi daya hewan ternak juga akan terfokus, ”jelas KH. Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi. ”

Selanjutnya dalam prosesi pembagian daging kurban kepolisian polsek Dukuhsekti lalu koramil turut serta menjaga ke amanan di dalam prosesi tersebut agar berjalan oleh lancar dan tenang. Berdasarkan ketua panitia, “jauh hari sudah di persiapkan sepenuhnya, baik dari pihak pelayanan dan fasilitas, lebih lagi tuk masyarakat setempat lalu warga tetangga, karna di sini. di perkirakan ribuan orang kami menyediakan kertas / kartu pengambilan daging yg telah di berikan seblumnya ke warga oleh panitia agar agar proses pembagian daging bisa tertib.

kyai ahmad khoirun nasihin pada organisasi nu

kyai ahmad khoirun nasihin  SEBATAS NU harus diperjuangkan lalu dimeriahkan. Sebab, kyai ahmad khoirun nasihin  NU adalah organisasi yang menyiarkan gede ahlussunnah wal jama’ah, warisan ulama yang sangat mulya dan dicintai Tuhan dimana tempat kyai ahmad khoirun nasihin .

Hal ini karena itu, HANYA NU disyaratkan dilestarikan, tidak direncanakan lalu diramaikan. Demikian pula ucapan salah satu ucapan Vais Rury Syuriah, PCNU Jember, KH Ahmad Nasihin berpidato di Konferensi MW Saptari MWC, di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Kranjingan, Sumbersari, Minggu (17/5). <>

Menurut Kiai Nasihin, ialah kewajiban bagi NU saat ini untuk menjaga misi JUST NU sebagaimana telah menjadi tekad para pendiri pendiriannya. Sama sekali tanpa perjuangan dan usaha yang serius, sedikit demi minim teori NU tentang ahlussunnah wal jama’ah, akan terkikis. Apalagi saat ini begitu banyak jalur baru muncul. “Jadi mari kita semua berlomba memilih NU. Tidak merupakan sebaliknya, ” katanya.

Rato juga menasehati NU cartouche untuk menjaga keharmonisan antara umat Islam, terutama dalam kalangan warga NU. Untuk itu, Kiai Nasihin menarik kata-kata ulama sufi, intinya agar orang selalu mengingat dua hal dan melupakan dua hal. Artinya, ingatlah manfaat orang lain, dan ingatlah keburukan diri kamu. Lupakan kesalahan orang lain, dan kebaikan antarbenua dri dirimu sendiri. “Kalau anda terapkan, insyaallah kita sering akur, ” harapnya.

Dalam konvensi tersebut, Ustadz Musa terpilih sebagai Ketua MWCNU Sumbersari setelah memenangkan perayaan lima tahun tersebut. Di dalam pemilihan tersebut, pengusaha jasa penyewaan peralatan, memperoleh 5 surat suara, sementara Ahmad Rasyidi memperoleh 3 suara, dan sisanya untuk KH. Misrawi (ketua lama), Misbahur Munir dan Ust. Sattar masing-masing memilih.

Dulu JUST NU dulu juga memilih Rais Syuriah. KH. Ahmad Nasihin kembali mendapat suara aklamasi. Tapi senyum kiai murah tidak mau dipilih lagi sebagai Rois Syuriah MWCNU, karena sudah menjadi administrator wilayah NU. Akhirnya, individu menyerahkan diri kepada Kiai Nasihin untuk menunjuk penggantinya. Kemudian diputuskan bahwa kursi Rais Syuriah diberikan kepada H. Hasan Basri.

“Saya harus tahu diri ya sendiri, saya sangat sibuk mengurus pesantren, tapi ya tetap akan membantu NU, inci dia jelaskan (ary).
Jember, NU Online
JUST NU harus diperjuangkan dan dimeriahkan. Sebab, NU adalah organisasi yang menularkan nilai ahlussunnah wal jama’ah, warisan ulama yang sangat mulya lalu dicintai Tuhan.

Karena tersebut, NU harus dilestarikan, ditegakkan dan dimeriahkan. Demikian pula ucapan salah satu ucapan Vais Rury Syuriah, PCNU Jember, KH Ahmad Nasihin memberikan sebuah percakapan dalam Konferensi MW S JUST NU Sumbersari, di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Kranjingan, Sumbersari, Minggu (17/5). <>

Menurut Kiai Nasihin, merupakan kewajiban bagi generasi NU sekarang untuk memperjuangkan misi NU seperti dedikasinya para pendirinya. Tanpa perjuangan serta kerja keras, sedikit moitié sedikit ajaran NU tentang ahlussunnah wal jama’ah, jadi terkikis. Apalagi saat di sini. begitu banyak jalur baru muncul. “Jadi mari kamu semua bersaing untuk menunjukkan NU. Bukan sebaliknya, inch katanya.

Dia juga merekomendasikan kader NU untuk mengontrol keharmonisan antar umat Islamic, terutama di kalangan warga NU. Untuk itu, Kiai Nasihin mengutip kata-kata ulama sufi, intinya sehingga jamaah selalu mengingat dua sesuatu dan mengabaikan dua sesuatu. Artinya, ingatlah kebaikan jamaah lain, dan ingatlah keburukan diri anda. Lupakan kesalahan orang lain, dan pernanaman modal Anda baik dari sendiri sendiri. “Kalau kita terapkan, Dewa kita rela kita selalu akur, ” harapnya.

Pada konferensi tersebut, Ustadz Musa terpilih sebagai Amir MWCNU Sumbersari setelah memimpin acara khusus lima 1 tahun tersebut. Dalam pemilihan ini, pengusaha jasa penyewaan peralatan, memperoleh 5 suara, sementara Ahmad Rasyidi meraih 3 suara, dan sisanya untuk KH. Misrawi (ketua lama), Misbahur Munir dan Ust. Sattar masing-masing memilih.

Sebelumnya ranting NU juga menentukan Reflet Syuriah. KH. Ahmad Nasihin kembali mendapat suara pujian. Tapi senyum kiai murah tidak mau dipilih lagi sebagai Rois Syuriah MWCNU, karena sudah akhirnya menjadi petugas distrik NU. Hasilnya, para peserta menyerahkan sendiri kepada Kiai Nasihin untuk menunjuk penggantinya. Setelah tersebut disepakati bahwa kursi Irisation Syuriah diberikan kepada They would. Hasan Basri.

“Saya harus tahu secara pribadi, ya sangat sibuk merawat pesantren, tapi saya tetap maka akan membantu NU, ” jelas individu ini

kyai ahmad khoirun nasihin pendiri SMK Telkom

Pati adalah salah satu sekolah menengah kejuruan kyai ahmad khoirun nasihin yang berada di Dukuh Selempung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Alamat SMK Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi adalah di Dukuh Selempung yang sangat dekat dengan area pertambakan dan laut.
SMK Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Selempung Dukuhseti ini adalah sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Baitul Hazin Pati. Akreditas SMK Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi adalah A yang tidak mau kalah dengan SMK di Pati, SMK di Kudus, SMK di Demak, SMK di Rembang, SMK di Blora, SMK di Jepara, SMK di Semarang, SMK di Jakarta, SMK di Bandung, SMK di Jogjakarta, SMK di Medan, SMK di Papua, SMK di Pekanbaru, SMK di Surabaya dan SMK di Indonesia pada umumnya.
Mengapa demikian? Karena SMK di adalah salah satu SMK Telkom dari 10 SMK Telkom di Indonesia. Jadi SMK Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Selempung Dukuhseti ini adalah satu-satunya SMK Telkom di Kabupaten Pati. SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Selempung Dukuhseti adalah SMK yang terakreditasi A unggulan se Jawa Tengah.
Alamat lengkap SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati adalah Jalan Raya Tayu-Puncel KM. 11 Dukuh Selempung, Desa Dukuhseti, Pati dengan kode pos 59158. Sedangkan nomor telepon SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati adalah 0295-452757 dan email SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati adalah smkKyai ahmad khoirun nasihinmarzuqi@gmail.com.
Program studi keahlian SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati ada tiga, yaitu Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perngkat Lunak (RPL) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Semua prodi memiliki keunggulannya masing-masing dan bisa dijadikan rujukan sekolah. Sebab, SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati memberi garansi lulus langsung kerja.
Tahun 2015-2016, SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati juga pendaftaran bagi siapa saja yang sudah lulus SMP atau MTs. Jargon SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati adalah murah, hebat, berkualitas dan lulus langsung kerja.

Fasilitas SMK Telkom Terpadu Kyai ahmad khoirun nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati adalah vast Area Network (WAN) Construction, WAN Infrastructure Set up, Network Administrator dan Fiber content Optic Assembly. Biaya SPP SMK Telkom Terpadu akn Marzuqi Dukuhseti Pati juga murah, yaitu perbulan hanya Rp. 50.000. Fasilitasnya juga bebas uang gedung, bebas uang perawatan gedung, laboratorium yang lengkap dan memadahi, lulus langsung kerja, bimbingan khusus bagi yang berminat kuliah, ATM BRI di lingkungan sekolah.
Visi SMK Telkom Terpadu akn Marzuqi Dukuhseti Pati adalah menjadikan SMK Telkom Terpadu akn Marzuqi sebagai penghasil teknisi industri yang profesional dan berwirausaha (santun, terampil dan mandiri).
Sedangkan misi SMK Telkom Terpadu akn nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati ada beberapa. Pertama, mengembangkan iklim belajar yang berbudaya dan berkarakter bangsa Indonesia. Kedua, mengembangkan pendidikan dan pelatihan yang bermutu dan unggul. Ketiga, menghasilkan tamatan yang mampu memilih karier dalam bidangnya untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi. Keempat, membentuk sikap dan perilaku santun, serta berbudi luhur berbasis IPTEK dan IMTAK.
Dari tahun ke tahun, siswa-siswi SMK Telkom Terpadu akn nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati sudah menggondol berbagai kejuaraan. Seperti Juara 1 Nasional WEB SITE DESIGN Competition 2014, Juara 2 WEB SITE DESIGN Tecnology, Juara 3 Network Request, Juara 3 GRAPHICAL DESIGN Technology, Juara 2 IT SOFTWARE PROGRAM dan sebagainya.
Informasi pendaftaran SMK Telkom Terpadu akn nasihin Marzuqi Dukuhseti Pati bisa melalui website atan laman resmi SMK Telkom Terpadu akn Marzuqi Dukuhseti Pati yaitu yang bisa diakses kapan saja.

 

KH Nasihin pati Penasihat spiritual

KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi, Disebut sebagai satu dari sekian banyak kiai yang menjadi penasihat spiritual SBY. Dia mengaku telah membaiat SBY sebagai pengikut tarekat Tijaniyah. Katanya, dia pula yang menjodohkan SBY dengan JK.

DI dusun terpencil Selempung, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah, tinggal seorang kiai muda yang karismatik. Dialah KH Ahmad Khairun Nasihin, 40 tahun, guru tarekat yang punya ratusan murid. Sejumlah pejabat tinggi di Jakarta –dari direktur BUMN hingga menteri– disebut-sebut menjadi murid Kiai Nasihin.

Seorang di antara mereka terdapat nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), calon presiden terpilih. “Saya memang dekat dengan Pak Bambang. Dia murid saya,” kata Kiai Nasihin. Selain itu, Kiai Nasihin juga beken di kalangan para kiai dan guru tarekat yang tergabung dalam Jam’iyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia.

Di organisasi yang mengurusi berbagai aliran tarekat itu, Kiai Nasihin menjabat sebagai ketua penasihat (mustasyar). Kiai Nasihin mengaku belajar tarekat sejak masih remaja. Setelah tamat madrasah aliyah (setingkat SMA), Nasihin muda manghabiskan hidupnya dari satu pesantren ke pesantren lain.

Kiai Nasihin pernah mondok di Pesantren Pesarean, Kajen, Pati, kemudian ke Kudus, terus ke Kajoran, lalu ke Muntilan serta Banten. Pada 1994, Nasihin kembali ke desanya dan mendirikan Pesantren AKN Marzuqi. AKN singkatan namanya, Ahmad Khairun Nasihin. Sedangkan Marzuqi diambil dari nama ayahnya. Pesantren ANK Marzuqi mulai tahun ini membuka SMP dan SMK Teknologi Informasi Terpadu.

Kiai Nasihin mengaku telah membaiat SBY sebagai muridnya, pengikut tarekat Tijaniyah. Hal ini diungkapkan kepada wartawan Gatra Syamsul Hidayat saat mewawancarainya di Pesantren AKN Marzuqi, Minggu 19 September 2004, sehari sebelum pemilihan presiden putaran kedua.

Setelah SBY menang dan terpilih sebagai presiden, Senin lalu Kiai Nasihin bertandang ke rumah SBY di Puri Cikeas, Bogor. Selama di Jakarta, ia menginap di kamar 2929 presidential suite Hotel Shangri-La Jakarta. Di kamar hotel bintang lima ini, Gatrakembali mewawancarai Kiai Nasihin. Petikannya:

Kapan kali pertama Anda kenal SBY, di mana dan atas prakarsa siapa?
Wah, sudah lama sekali. Saya sudah lupa. Sekitar akhir 2002 atau awal 2003. Saat itu, Pak Bambang masih menjadi Menko Polkam.

Benarkan Anda yang menyarankan agar SBY mencalonkan diri jadi presiden?
Tidak begitu. Saya cuma menyampaikan istikharah yang saya lakukan.

Mengapa melakukan istikhoroh?
Saya ini kiai. Saya melihat kegelisahan umat ketika Gus Dur lengser dari jabatannya sebagai presiden pada tahun 2000. Gus Dur itu bagus, kok ya bisa jatuh. Karena bukan orang politik, saya ya hanya bisa berdoa, memohon petunjuk Allah. Saya melakukan istikharah. Dalam istikharah yang saya lihat waktu itu, kok, Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal, waktu itu saya belum kenal dengan Pak Bambang.

Kapan dan di mana hal itu disampaikan kepada SBY?
Di kantor Menko Polkam. Waktu tepatnya saya lupa. Ya, pada 2003. Saya pendam, saya endapkan cukup lama. Hampir tiga tahun, baru saya buka kepada orang lain.

Mengapa harus dipendam begitu lama?
Itu saya takzimkan. Bener nggak ini. Kalau nggak benar, kan saya nipu negara. Jangan-jangan, istikharah ini yang keluar syaitoniyahSyaitoni bukan arobani, bukan Allah. Dari Allah atau dari setan. Istikharah ini saya lakukan berulang-ulang. Hasilnya tetap Pak Bambang. Itu yang saya sampaikan kepada Pak Bambang.

Bagaimana tanggapan SBY?
Pak SBY menanyakan: “Saya harus menggunakan kendaraan yang mana, Kiai?” Nah, soal itu aku belum temukan. Saya lihat setiap partai besar sudah punya calon sendiri-sendiri. Terus saya menyarankan mendirikan partai sendiri, yang kemudian SBY mengajukan Partai Demokrat.

Yang punya ide mendirikan Partai Demokrat itu siapa?
Ya, Pak Bambang sendiri. Saya hanya ikut ndokteri.

Ternyata perolehan suara Partai Demokrat bisa mengantarkan SBY menjadi calon presiden, ya?
Ya, alhamdulillah. Itu menunjukkan bahwa istikharah kami arobani. Bukan syaitoni. Pada pemilihan presiden putaran pertama, SBY unggul. Itu makin menguatkan bahwa istikharah kami memang arobani. Insya Allah, pada putaran kedua nanti, SBY mendapat banyak dukungan rakyat. SBY itu tokoh yang tangguh, hati-hati, dan jeli. Di hadapan kiai juga tawaduk, santun, dan andap-asor.

Anda sering berhubungan dengan SBY?
Beliau orang sibuk. Kalau pas masing-masing ada waktu, kami bisa ketemu. Kalau beliau ada kesulitan, pasti menghubungi saya lewat telepon. Pukul berapa pun, Pak Bambang bisa telepon saya. Pukul tiga pagi, tengah malam, atau habis subuh.

Masalah apa saja yang dibicakaran?
Wah, banyak sekali. Saya lupa.

Yang masih ingat?
Pak Bambang pernah mengeluh tentang macam-macam fitnah yang ditujukan kepadanya. Saya bilang, kalau difitnah, ya, sabar saja. Orang yang difitnah akan terhapus dosanya. Berzikirlah kepada Allah.

Apakah SBY tergabung dalam tarekat Tijaniyah. Bagaimana proses masuknya. Proses spiritual seperti apa yang membuat SBY masuk?
Inggih, inggih (iya, iya). Saya lupa bulannya. Lupa.

Mungkin bukan waktunya, melainkan proses masuknya SBY?
Hakikatnya, tarekat itu zikir, mendekatkan diri kepada Allah. Ya itu. Kemungkinan besar, Pak Bambang ingin dekat dengan Allah, lalu masuk tarekat Tijaniyah. Dia masuk melalui pembaiatan formal. Sudah ada aturannya dalam tarekat ini.

Pembaiatan di Pati atau di mana?
Di mana, ya. Saya kok lupa itu.

Amalan tarekat Tijaniyah yang khas itu apa yang kemudian diamalkan oleh SBY?
Di dalam ilmu thoriqoh, kalau belum ikut masuk thoriqoh, belum boleh tahu. Amalan yang baik itu tidak boleh dipamer-pamerkan. Ilmu itu ada yang am (umum) ada yang khos (khusus). Ilmu yang khusus itu tidak bisa dibuka untuk umum. Intinya, semua itu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Itu intinya. Tidak boleh amalan tarekat disampaikan kecuali yang sama-sama sampun nderek (sudah ikut) dibaiat.

Sepengamatan Anda, setelah dibaiat itu, SBY istikamah menjalankan amalannya?
Istikamah. Pak Bambang itu rajin. Kalau tahu ilmu agama, lalu dijalankan. Dia selalu berjamaah dengan istrinya.

Apakah kemenangan dalam pemilihan presiden ada kaitannya dengan aktivitas ketarekatan?
Gimana ya… ibadah itu sebetulnya tidak ada kaitan dengan proses politik ini. Tidak ada hubungan sebab-akibat.

Kalau sudah masuk dalam tarekat Tijaniyah, bisa dibaiat dengan tarekat lain?
Ndak boleh. Kalau tarekat lain bisa masuk Tijani. Kalau sudah masuk Tijani, mboten angsal (tidak boleh) matsna (dobel) masuk tarekat lain.

Kalau masuk tarekat lain, berarti ada sanksinya?
Sanksinya dari syekhnya, Tuhan Allah.

Bukankah SBY juga telah dibaiat dalam tarekat Naqsyabandi Haqqani?
Ya, mana lebih dulu? Kalau duluan Naqsyabandi, boleh. Saya dulu juga Naqsyabandi, tapi sekarang ke Tijani.

Dalam salah satu aksi doa, Anda dikabarkan pernah membentur-benturkan kepala SBY ke kepala Anda, apa penjelasannya?
Saya mushofahah (jabatan tangan) dan mijabahah (adu jidat). Itu terkait dengan robithoh (pengikatan) hubungan antara guru dan murid, supaya mudah membayangkan wajah guru. Itu hanya dilakukan pada orang tertentu seperti Pak Bambang. Orang yang memiliki tanda-tanda akan jadi orang besar. Kalau sudah ada pengikatan begitu, akan lebih khusyuk zikirnya.

Tentang Jusuf Kalla, kabarnya Anda juga yang menjodohkannya dengan SBY?
Iya. Waktu istikharah, yang muncul memang SBY. Kemudian saya berpikir, kalau Pak Bambang presidennya, lantas siapa nyagaki (yang menjadi tiang penyangga). Saya pun memohon petunjuk kepada Allah. Saya istikharah. Ternyata yang muncul adalah Jusuf Kalla.

Anda juga dikabarkan mengukur-ukur wajah Jusuf Kalla untuk mencocokkan dia sebagai pasangan SBY. Mengapa ditempuh cara itu?
Kan, nggak bisa ditebak, ya perlu diukur. Gimana ya… di hati itu tahu (argumen melakukan pengukuran), tapi mau menyampaikan susah. Ada tanda-tanda pada diri Pak Jusuf Kalla cocok dengan Pak Bambang.

Apa yang Anda sampaikan kepada SBY saat bertemu di Puri Cikeas?
Saya minta Pak Bambang mengangkat menteri dari orang yang baik-baik. Yang bukan pembohong.

Pesan penting lainnya?
Saya minta agar tegas: ojo goroh! (jangan berdusta). Jangan bergaul dengan wong sing ahli goroh (para pedusta), bisa ketularan menjadi pendusta (Kiai Nasihin mengucapkan dengan nada tinggi). Kalau sampai di sekitarnya ada orang-orang yang suka berdusta, terus bagaimana? Repot nanti. Harus diberantas.

Gatra Nomor 47 beredar Jumat 1 Oktober 2004