Ibunda dari Simbah Syeikh KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi

Ibunda dari Simbah Syeikh KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi.

 

Ibunda dari Simbah Syeikh KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi.

 

opinipati.top – Makam keluarga terletak di dalam area lokasi pesantren tepatnya di depan pintu masuk pesantren putri, makam keluarga dibangun selain untuk melestarikan peninggalan para ulama dulu juga untuk mengenang jasa – jasa pendiri dan perintis pondok pesantren AKN Marzuqi selain itu juga dapat menyemarakkan ibadah dan memudahkan para santri dalam berziarah.

 

makam pertama yang ada adalah Simbah Buyut Sukes marzuqi seorang ulama wanita yang istiqomah dan bersahaja yang tak lain adalah ibunda dari Simbah Syeikh KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi Al Mursyid At Tijani.

 

Pasan yang sangat penting dikatakan oleh Simbah Buyut Sukes marzuqi seorang ulama wanita yang istiqomah dan bersahaja adalah Pentingnya mengaji dan belajar kerap diingatkan Mbah Dim. “Jangan sampai ngaji ditinggalkan karena kesibukan lain atau karena umur” demikian kata beliau. Pesan ini sering diulang-ulang. Ngaji menjadi wajib ain bagi putra-putrinya. Bahkan, ngaji tidak akan dimulai, fasal-fasal tidak akan dibuka, kecuali semua putra-putrinya hadir di dalam majlis. Itulah keteladanan

Pengertian TEKNIK JARINGAN AKSES Menurut SMK Telkom AKN Marzuqi

Pengertian TEKNIK JARINGAN AKSES Menurut SMK Telkom AKN Marzuqi

 

opinipati.top – Di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi ada yang namanya Jurusan TJA , Jurusan ini identik banget dengan kabel. dan di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi adalah jurusan yang pertama sejak smk telkom purwokerto berdiri. meskipun jurusan ini terlihat seperti kuli tetapi jurusan ini jarang lho di sekolah sekolah khususnya di jawa tengah. jadi jurusan TJA adalah jurusan yang langka. sesuai namanya jaringan akses adalah sebuah jaringan telekomunikasi tang dimulai dari sentral hingga ke pelanggan.

Jaringan akses terdapat 3 macam yakni JARLOKAF(Jaringan Lokal Akses Fiber Optik), JARLOKAR(Jaringan Lokal akses Radio), dan JARLOKAT(Jaringan Lokal Akses Tembaga).

Di lapangan yang pertama kali muncul adalah JARLOKAT yang saluran transmisinya menggunakan kabel tembaga. Kelebihan dari kabel Tembaga ini adalah harganya yang murah dan mudah dalam perawatannya. kekurangannya adalah kecepatan transmisinya pelan dan mudah jadi sasaran pencuri.

Namun seiring perkembangan teknologi PT Telkom Tbk sedang gencar-gencarnya memamerkan teknologi terbaru yakni jaringan FTTH 100% Fiber. kelebihannya adalah kecepatan transmisinya sangat cepat kelemahannya adalah biaya perawatan mahal dan harganya juga sangat mahal.

Untuk JARLOKAR ini adalah jaringan wireless yang menggunakan komponen seperti BTS,Dll. Di lapangan penggunannya oleh jaringan seluler seperti TELKOMSEL,INDOSAT,dll.
Pengertian TEKNIK JARINGAN AKSES Menurut SMK Telkom AKN Marzuqi
                                                Gambar teknologi JARLOKAT
 
 
Pengertian TEKNIK JARINGAN AKSES Menurut SMK Telkom AKN Marzuqi
Gambar teknologi JARLOKAR
 
 
 
Pengertian TEKNIK JARINGAN AKSES Menurut SMK Telkom AKN Marzuqi
Gambar Teknologi JARLOKAF
 
Di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi pembelajaran di jurusan TJA adalah sebagai berikut :
Tujuan Program Studi Keahlian Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi :
  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik;
  2. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab;
  3. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat, memiliki wawasan pengetahuan dan seni;
  4. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam Program Keahlian Teknik Jaringan Akses Pelanggan agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah;
  5. Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam Program Keahlian Teknik Jaringan Akses Pelanggan;
  6. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan.
Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi :
  1. Memiliki kemampuan (menguasai) Dasar dasar penggunaan Komputer.
  2. Memiliki kemampuan (menguasai) Dasar dasar Sistem Telekomunikasi.
  3. Memiliki kemampuan untuk melaksanakan Pekerjaan Instalasi Perangkat Jaringan Akses Kabel Tembaga dan Optik baik diatas tanah maupun dibawah tanah, Perangkat Terminal Pelanggan dan Perangkat Penunjang lainnya.
  4. Memiliki kemampuan untuk melaksanakan Pekerjaan Pengoperasian dan Pemeliharaan Perangkat Jaringan Akses Kabel Tembaga dan Optik baik diatas tanah maupun dibawah tanah, Perangkat Terminal Pelanggan dan
  5. Perangkat Penunjang lainnya.
Paket keahlian yang dimiliki program keahlian Teknik Jaringan Akses (TJA) adalah :
  1. Customer Premise Equipment
  2. Cooper and Optical Network Access
  3. Cellular Network Access

Program Studi di SMK Telkom AKN Marzuqi

Program Studi di SMK Telkom AKN Marzuqi

 

Program Studi di SMK Telkom AKN Marzuqi

 

Program Studi

Program Studi Keahlian yang diselenggarakan oleh SMK Telkom AKN Marzuqi adalah :

1. Teknik Telekomunikasi, dengan Kompetensi Keahlian :
…. Teknik Switching Telekomunikasi

Secara umum arti switching dalam teknik jaringan komunikasi adalah melakukan proses hubungan antara dua pelanggan telepon sehingga keduanya dapat berbicara satu sama lain.

Jaringan telepon terdiri dari banyak titik penyambungan sehingga tiap telepon dalam jaringan dapat saling dihubungkan melalui junction atau trunk.

Hubungan antara operator disebut Junction. Penyambungan merupakan masalah kompleks dalam pendefinisian fungsi, features, kemajuan teknologi dan operasinya.

 

…. Teknik Transmisi Telekomunikasi
Penyampaian informasi dalam telekomunikasi dapat dianalogikan dengan penyampaian atau perpindahan barang dari satu tempat ketempat yang lain.
Barang yang dikirim diberikan kepada perusahaan jasa transportasi. oleh perusahaan jasa transportasi barang tsbtersebut dikodekan dan di paking. Jika ukuran dan bentuk objek.

 

…. Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi

jurusan yang langka. sesuai namanya jaringan akses adalah sebuah jaringan telekomunikasi tang dimulai dari sentral hingga ke pelanggan. Jaringan akses terdapat 3 macam yakni JARLOKAF(Jaringan Lokal Akses Fiber Optik), JARLOKAR(Jaringan Lokal akses Radio), dan JARLOKAT(Jaringan Lokal Akses Tembaga). Di lapangan yang pertama kali muncul adalah JARLOKAT yang saluran transmisinya menggunakan kabel tembaga. Kelebihan dari kabel Tembaga ini adalah harganya yang murah dan mudah dalam perawatannya.

2. Teknik Komputer dan Informatika, dengan Kompetensi Keahlian :
…. Teknik Komputer dan Jaringan

merupakan ilmu berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkait kemampuan algoritma, dan pemrograman komputer, perakitan komputer, perakitan jaringan komputer, dan pengoperasian perangkat lunak, dan internet. Teknik komputer, dan jaringan juga membutuhkan pemahaman di bidang teknik listrik, dan ilmu komputer sehingga mampu mengembangkan, dan mengintegrasikan perangkat lunak, dan perangkat keras

 

 

DAFTAR NAMA PENDIDIKAN SMK TELKOM di KOTA PATI

DAFTAR NAMA PENDIDIKAN SMK TELKOM di KOTA PATI.

opinipati.top – Kabupaten Pati, Kabupaten ini mempunyai peran penting dalam pembangunan untuk daerah Jawa Tengah bagian utara dan timur, hal ini di karenakan letaknya yang begitu strategis serta karena adanya beberapa hal yang mendukungnya, selain sebagai daerah persawahaan, Kabupaten pati juga merupakan daerah pesisir, hal inilah yang membuat pati menjadi begitu penting untuk kawasan ini, Dengan perannya yang begitu penting untuk kawasan ini, tak heran kabupaten ini selalu terdepan dalam hal pendidikan formal maupun in formal, hal ini dapat terbukti dengan menjamurnya sarana pendidikian di kawan ini, baik formal maupun non formal, untuk non formal misalnya di kabupaten ini hampir terapat sekitar 300 pondok pesantren yang tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten pati, Untuk formal terdapat hampir sekitar 1000 sarana pendidikan, baik itu dari tingkat dasar-perguruan tinggi. lumayan banyak bukan.

Nah untuk pendidikan formal setingkat SLTA, ada sekitar 117 sekolah tingkatan ini yang tersebar di seluruh kawasan pati, baik itu, SMA,SMK/MA. nah inilah daftar sekolahan-sekolahan tersebut, baik itu negeri ataupun swasta.

Untuk negeri di kabupaten pati terdapat 15 sekolahan setingkat SLTA , terdiri dari 10 SMA,2MA dan 3 SMK, sementara untuk swasta terdiri dari 14 SMA swasta, 62 MA, dan  25 SMK, nah berikut daftar alamat sekolahan setingkat SLTA tang ada di kabupaten pati :

Salah satu SMK yang terbaik dan pernah mendapatkan juara lomba web design antar jawa tengah ialah : SMK TELKOM TERPADU AKN MARZUQI

 

DAFTAR SMK TELKOM PATI, Jawa Tengah

 

1 SMK TELKOM TERPADU AKN MARZUQI DUKUHSETI PATI

2 SMK PELAYARAN TAYU
3 SMK PERMATA NUSANTARA JL RAYA GABUS PATI KM 0,5 GABUS
4 SMK PUTRA MAHKOTA DS JATIROTO
5 SMK SALAFIYAH MARGOYOSO DS KAJEN
6 SMK TARUNA BANGSA JL. RAYA PATI – KAYEN KM. 7 PANTIREJO
7 SMK NASIONAL PATI
8 SMK TUNAS HARAPAN PATI
9 SMK BINA TUNAS BAKTI JUWANA
10 SMK CORDOVA MARGOYOSO DS KAJEN
11 SMK DIPONEGORO JUWANA
12 SMK FARMING TLOGOWUNGU
13 SMK GAJAH MADA 01 MARGOYOSO
14 SMK GAJAH MADA 02 PATI
15 SMK KESUMA MARGOYOSO
16 SMK AL FALAH WINONG
17 SMK AN NAJAH KAYEN
18 SMK ASSALAMAH PATI
19 SMK BAHTERA PATI
20 SMK BANI MUSLIM PATI
21 SMK MAMBAUL HUDA DUKUHSETI
22 SMK MUHAMMADIYAH 01 PATI
23 SMK MUHAMMADIYAH 02 TAYU
24 SMK MUHAMMADIYAH 03 SUKOLILO
25 SMK NAHDLATUL ULAMA’ GEMBONG

 

SMK TELKOM TERPADU AKN MARZUQI pernah menjuarai lomba ditingkat sejawa tengah dalam materi web design.

KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi Merupakan Ulama Tarekat

KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi Merupakan Ulama Tarekat

 

kiai AKN Marzuqi pati

 

KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi atau yang akrab disapa Kiai Nasihin merupakan ulama tarekat yang tinggal di kawasan pesisir utara laut Jawa, tepatnya Dukuh Slempung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Beliau adalah pendiri Yayasan Baitul Hazin yang menaungi Pondok Thoriqoh Tijaniyah, Ponpes Putra Putri AKN Marzuqi, SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi, dan SMP Terpadu AKN Marzuqi. Kedalaman ilmunya membuat sejumlah pejabat penting hingga presiden berguru kepada beliau.

Bahkan, Kiai Nasihin sudah menjadi mursyid pada usia 14 tahun. Hal itu wajar, karena beliau memiliki garis keturunan dari Kerajaan Majapahit hingga Rasulullah SAW.

Kiai Nasihin saat ditemui sejumlah wartawan mengaku keturunan Raden Paku, putra Dewi Sekardadu. Raden Paku sendiri merupakan cucu dari Menak Sembuyu, penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir kekuasaan Majapahit.

Sejarah mencatat, Dewi Sekardadu menikah dengan seorang penyebar agama Islam dari Asia Tengah bernama Maulana Ishaq. Pernikahan keduanya dikaruniai seorang anak bernama Raden Paku yang kelak menjadi Sunan Giri, setelah mendapatkan bimbingan dari Sunan Ampel dan Sunan Bonang.

Sementara ayah Raden Paku, Maulana Ishaq adalah putra dari Syekh Jumadil Qubro. Maulana Ishaq memiliki saudara laki-laki bernama Maulana Malik Ibrahim yang dikenal dengan Sunan Gresik.

Dengan demikian, Raden Paku juga merupakan keponakan dari Sunan Gresik. Raden Paku aktif menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa, saat wilayah Blambangan yang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Majapahit masih banyak memeluk agama Hindu dan Buddha.

Kakek Raden Paku dari jalur ayah yang bernama Syekh Jumadil Kubro adalah keturunan ke-10 dari Husain bin Ali, yaitu cucu Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, Raden Paku merupakan keturunan dari hasil perkawinan nasab Nabi Muhammad SAW dan penguasa Majapahit.

Kedalaman ilmu agama Raden Paku membuat dia aktif berdakwah dan menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Kelak, dia menjadi satu di antara anggota walisongo bergelar Sunan Giri dan mendirikan kerajaan kecil bernama Giri Kedaton.

Maka tidak heran jika Kiai Nasihin memiliki kelebihan di bidang kedalaman ilmu agama Islam, karena leluhurnya, Sunan Giri memiliki garis keturunan Nabi Muhammad SAW dan trah Majapahit. Kendati demikian, Kiai Nasihin tetap tawadu, rendah hati kepada siapapun.

KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi memiliki keistimewaan

KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi memiliki keistimewaan tersendiri di mata KH Ahmad Thoha Ismail

 

kiai akn nasihin marzuqi

Kiai Toha

 

PATI, opinipati.top

Pengasuh Ponpes Tarekat Tijaniyah Dukuh Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah, KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi memiliki keistimewaan tersendiri di mata KH Ahmad Thoha Ismail, Pengasuh Ponpes Nurul Furqon, Ngemplak, Pati.

Menurutnya, Kiai Nasihin adalah orang yang diberikan kelebihan oleh Allah karena ilmunya yang sangat luas. Tanda-tanda karomah yang dimiliki Kiai Nasihin sudah terlihat sejak masih berusia belasan tahun.

“Saya memang pernah menjadi guru beliau. Tapi guru saat beliau masih sekolah di madrasah. Untuk urusan ilmu tarekat, saya adalah murid beliau,” ujar KH Thoha.

Bahkan, ayah KH Thoha, KH Ismail juga murid Kiai Nasihin. Sebab, KH Ismail tidak pernah menurut saat diperintah oleh kiai atau teman sebayanya.

Namun saat diperintah Kiai Nasihin yang usianya masih muda, KH Ismail patuh. Hal itu tidak lepas dari sebuah peristiwa yang cukup mengejutkan.

“Saya tanya, Gus, bapak diapakan kok bisa patuh sama panjenengan? Kiai Nasihin muda menjawab bahwa bapak dinasehati pada saat tertidur lelap. Logikanya, kok bisa orang yang tidur dinasehati,” ungkapnya penuh keheranan.

Bagi KH Thoha, Kiai Nasihin cerdas di berbagai bidang, dari ilmu syariat, tarekat maupun pengetahuan umum. Karena itu, dia menyebut Kiai Nasihin sebagai guru mursyid sekaligus tokoh intelektual.

Dia mengenang, Kiai Nasihin saat masih mengenyam pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) sudah ceramah di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang dengan audiens dari para intelektual, termasuk dosen dan doktor.

Meski masih muda, tetapi ilmu Kiai Nasihin sudah tua. Begitu gumam KH Thoha yang tidak henti-hentinya mengungkapkan kekagumannya pada sosok murid sekaligus gurunya tersebut.

Dia juga mengakui, Kiai Nasihin sejak kecil perjuangannya sangat besar. Jerih payah dan jatuh bangun sudah dijalani Kiai Nasihin.

“Ketika masih kelas 3 MTs, beliau sering membangunkan saya untuk salat malam. Dari segi tidurnya saja sangat sebentar, tapi aktivitasnya luar biasa. Beliau gemar tirakat sejak kecil,” ucap KH Thoha.

Dalam beberapa kesempatan, tingkah polah KH Thoha kerap dibaca Kiai Nasihin. Salah satunya saat KH Thoha tidak berangkat mengimami salat subuh, tetapi salat sendiri di rumah.

Siang hari setelah berangkat ke SMK Telkom AKN Marzuqi untuk mengajar, KH Thoha ditegur Kiai Nasihin bahwa salat di rumah kurang bagus selagi masih bisa salat berjamaah. Dia hanya tertegun, karena apa yang dilakukan di Ngemplak bisa terbaca Kiai Nasihin yang tinggal di Slempung.

Padahal, jarak kedua kampung itu sangat jauh, yakni sekitar 20 kilometer. “Tingkah polah saya di rumah sering terbaca sama Mbah Yai,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kiai Nasihin merupakan guru mursyid yang mengajarkan tarekat Tijaniyah. Di mata KH Thoha, Kiai Nasihin tidak sekadar seorang guru. Lebih dari itu, beliau disebut-sebut sebagai seorang khalifah, pemuka sufi (muqaddam) atau guru besar.

 

Kiai Nasihin Adalah Orang Yang diBerikan Kelebihan Oleh Allah

Kiai Nasihin Adalah Orang Yang diBerikan Kelebihan Oleh Allah

itulah ungkapan dari KH Thoha. Guru Syariat Sekaligus Murid Tarekat.

 

kiai nasihin  Ponpes AKN Marzuqi

 

PATI – Menurutnya, Kiai Nasihin adalah orang yang diberikan kelebihan oleh Allah karena ilmunya yang sangat luas. Tanda-tanda karomah yang dimiliki Kiai Nasihin sudah terlihat sejak masih berusia belasan tahun.

 

Kiai Nasihin Pati merupakan Pengasuh Ponpes Tarekat Tijaniyah Dukuh Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah, KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi memiliki keistimewaan tersendiri di mata KH Ahmad Thoha Ismail, Pengasuh Ponpes Nurul Furqon, Ngemplak, Pati
“Saya memang pernah menjadi guru beliau. Tapi guru saat beliau masih sekolah di madrasah. Untuk urusan ilmu tarekat, saya adalah murid beliau,” ujar KH Thoha.

Bahkan, ayah KH Thoha, KH Ismail juga murid Kiai Nasihin. Sebab, KH Ismail tidak pernah menurut saat diperintah oleh kiai atau teman sebayanya.

Namun saat diperintah Kiai Nasihin yang usianya masih muda, KH Ismail patuh. Hal itu tidak lepas dari sebuah peristiwa yang cukup mengejutkan.

“saya tanya, Gus, bapak diapakan kok bisa patuh sama panjenengan? Kiai Nasihin muda menjawab bahwa bapak dinasehati pada saat tertidur lelap. Logikanya, kok bisa orang yang tidur dinasehati,” ungkapnya penuh keheranan.

Bagi KH Thoha, Kiai Nasihin cerdas di berbagai bidang, dari ilmu syariat, tarekat maupun pengetahuan umum. Karena itu, dia menyebut Kiai Nasihin sebagai guru mursyid sekaligus tokoh intelektual.

Dia mengenang, Kiai Nasihin saat masih mengenyam pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) sudah ceramah di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang dengan audiens dari para intelektual, termasuk dosen dan doktor.

Meski masih muda, tetapi ilmu Kiai Nasihin sudah tua. Begitu gumam KH Thoha yang tidak henti-hentinya mengungkapkan kekagumannya pada sosok murid sekaligus gurunya tersebut.

Dia juga mengakui, Kiai Nasihin sejak kecil perjuangannya sangat besar. Jerih payah dan jatuh bangun sudah dijalani Kiai Nasihin.

“Ketika masih kelas 3 MTs, beliau sering membangunkan saya untuk salat malam. Dari segi tidurnya saja sangat sebentar, tapi aktivitasnya luar biasa. Beliau gemar tirakat sejak kecil,” ucap KH Thoha.

Dalam beberapa kesempatan, tingkah polah KH Thoha kerap dibaca Kiai Nasihin. Salah satunya saat KH Thoha tidak berangkat mengimami salat subuh, tetapi salat sendiri di rumah.

Siang hari setelah berangkat ke SMK Telkom AKN Marzuqi untuk mengajar, KH Thoha ditegur Kiai Nasihin bahwa salat di rumah kurang bagus selagi masih bisa salat berjamaah. Dia hanya tertegun, karena apa yang dilakukan di Ngemplak bisa terbaca Kiai Nasihin yang tinggal di Slempung.

Padahal, jarak kedua kampung itu sangat jauh, yakni sekitar 20 kilometer. “Tingkah polah saya di rumah sering terbaca sama Mbah Yai,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kiai Nasihin merupakan guru mursyid yang mengajarkan tarekat Tijaniyah. Di mata KH Thoha, Kiai Nasihin tidak sekadar seorang guru. Lebih dari itu, beliau disebut-sebut sebagai seorang khalifah, pemuka sufi (muqaddam) atau guru besar.

 

SMK Telkom AKN Marzuqi Cetak Lulusan Siap Kerja

SMK Telkom AKN Marzuqi Cetak Lulusan Siap Kerja. Sekolah menengah kejuruan kini makin populer. Setelah siswa SMK Negeri 2 Surakarta sukses merakit mobil Esemka, sekolah kejuruan lain kian diminati. Apa saja yang ditawarkan SMK?

SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Pati

 

SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati ialah Sekolah yang Berbasis Digital

Sekolah Menengah Kejuruan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati  didirikan tahun 2004. Tujuannya, menyiapkan lulusan yang siap bekerja sebagai teknisi di berbagai perusahaan. Awalnya siswa yang masuk di SMK yang ada rata-rata laki-laki semua, tapi setelah ada Jurusan Teknik Komputer di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati, mulai menerima siswa wanita. “Tapi tetap jumlah siswa laki-laki masih lebih banyak”.

Ada empat jurusan di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati. “Jurusan Teknik Switching untuk belajar dasar penggunaan komputer, Jurusan Teknik Transmisi yang mempelajari transmisi sinyal telekomunikasi melalui satelit, kabel, atau wireless.”

Dua jurusan lain adalah Teknik Jaringan Akses dan Teknik Komputer dan Jaringan. ” SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati dilengkapi berbagai laboratorium switching, transmisi, jaringan akses, teknologi informatika, software, jaringan komputer, multimedia, bahasa, elektronika, dan fiskim.”

TSP juga dilengkapi dua muatan lokal multimedia (membuat animasi, video klip karaoke) dan broadcast (cameraman). “Kendati siswa SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati tidak khawatir mendapat pekerjaan, secara mandiri mereka toh sudah punya dua keahlian tersebut,”

Meski ada jaminan diterima bekerja, tapi semua tetap tergantung pada siswa SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi. “Pihak sekolah memfasilitasi siswa ke berbagai anak perusahaan lain. Saat ini saja ada perusahaan yang membutuhkan 1.000 karyawan, namun kami hanya memiliki 320 lulusan. Itu juga belum tentu semuanya mau bekerja karena ada yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.”

Yang membedakan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati dengan SMK lain adalah waktu belajarnya. “Kami masuk jam 07.00 sampai jam 16.00 karena banyak mata pelajaran tambahan.”

Soal biaya, tahun ini SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan smk Telkom lainya yang ada di Indonesia. “Kami juga sering mendapat prestasi, juara khususnya juara lomba web design se jawa tengah.

Selama ini ada anggapan lulusan SMK Telkom kerjanya hanya memperbaiki kabel saja, tapi lulusan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi sanggup membuat aplikasi multimedia. “Saya pengin membawa SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi menjadi sekolah berbasis digital. Dimulai dari pemberian tugas memanfaatkan teknologi informasi. “

Kiai Ahmad Khoirun Nasihin Pati dan Organisasi Tarekat Jatmi

Kiai Ahmad Khoirun Nasihin Pati dan Organisasi Tarekat Jatmi.
PATI – Perkembangan organisasi Jam’iyyah Ahl al-Thariqah al-Mu’tabarah Indonesia (Jatmi) tidak lepas dari sosok kiai kharismatik, KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi yang mengasuh Ponpes Thoriqoh Tijaniyah di Dukuh Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah.

Kiai Nasihin masuk dalam Jatmi pada 1990. Saat itu, beliau masih berusia 21 tahun.

Meski masih muda, tetapi karomah yang dimiliki membuat Kiai Nasihin disegani. Sebab, beliau sudah menjadi mursyid tarekat sejak berusia 15 tahun.

Pengasuh Ponpes Nurul Furqon, Ngemplak, Pati, Jawa Tengah, KH Ahmad Thoha Ismail mengatakan, Kiai Nasihin merupakan salah satu ulama yang dekat dengan Presiden kedua Indonesia, Soeharto.

Tak ayal, Soeharto saat itu dikabarkan masuk anggota Jatmi. “Kiai cukup dekat dengan Pak Harto, sehingga dikabarkan bahwa Pak Harto masuk Jatmi,” ungkap Kiai Thoha.

Pada waktu itu, Soeharto dikenal sebagai pemimpin yang menganut ilmu Kejawen dan memiliki ilmu gaib. Namun, Soeharto sempat menepis anggapan tersebut.

Sebaliknya, Soeharto justru menjawab bila ilmu yang dimiliki sebagai sarana untuk mendekatkan diri dengan Tuhan. Dari sana, Soeharto santer dikabarkan sudah mengikuti tarekat Tijaniyah.

Saat ini, Kiai Nasihin menjabat sebagai Rais Am Jatmi. Pada 2018, agenda muktamar Jatmi dijadwalkan akan berlangsung di Ponpes Thoriqoh Tijaniyah di Pati.

Sebelumnya, muktamar Jatmi pernah digelar di kediaman Kiai Nasihin pada 2003 bersamaan dengan peresmian gedung SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Peran Kiai Nasihin untuk Jatmi sangat besar. Meski beliau memiliki banyak tarekat, tetapi yang diajarkan kepada muridnya adalah Tarekat Tijaniyah,” tutur Kiai Thoha.

Dia menyebut, sejumlah pejabat penting yang masuk Jatmi, di antaranya Akbar Tanjung dan Harmoko. Sementara pejabat yang pernah berkomunikasi dengan Kiai Nasihin, salah satunya SBY, Akbat Tanjung, Amin Rais dan Mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo.

Untuk Muktamar Jatmi pada 2018, Kiai Nasihin sudah menyatakan kesanggupannya untuk dihelat di Ponpes Tijaniyah Pati dengan kalkulasi peserta sekitar seribu orang.

“Mbah Yai sudah menyanggupi seribu peserta. Muktamar Jatmi biasanya dibuka presiden. Muktamar Jatmi juga pernah digelar di Istana saat dijabat Bapak Habibie,” imbuhnya.

Tarekat Tijaniyah sendiri didirikan Abul Abbas Ahmad bin Muhamad At-Tijani di Maroko. Di Indonesia, Jatmi didirikan para kiai sepuh dari Jombang seperti KH Mustain Romli sekitar tahun 1950.

Jatmi terus berkembang dan memiliki banyak pengikut. Sekarang, pengikut tarekat Tijaniyah berasal dari banyak kalangan, dari ulama, kiai, pejabat besar hingga masyarakat umum